Maaf! Kehidupanku Terlalu Berharga untuk Kau Tahu..

Bismillaahirrahmaanirrahiim..

kayaknya bisa kita mulai postingan ini dengan sebuah hadist :

“Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir, Maka hendaklah dia berkata yang BAIK atau DIAM” [Abu Huraira dari Rasulullah saw]”

kenapa mendingan diam? yaa, karena syaiton nirrojiim ikut mengalir dalam darah seorang manusia, dan tidak menutup kemungkinan dia menjadi hawa nafsu si empunya. lagipula ada pepatah yang mengatakan “Diam itu Emas”, yaa, saya setuju tapi gak selamanya diem itu emas.. kenapa? Pada banyak kesempatan, diam itu justru menjadi sebab dari masalah-masalah besar, dan menjadi pemberi ijin bagi keberlanjutan dari kebathilan dan kejahatan.

Ikhwati fillah, ga perlu orang lain tau gerak gerik kita, ga perlu orang lain tau kahidupan kita, ga perlu orang lain tau saat ini kita sedang ini itu sama ini sama yg itu . ga perlu mencari perhatian orang lain, cukup ALLAH saja ! sehingga kita dapat berucap :

Maaf ! Kehidupanku terlalu berharga untuk kau tau..

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s