FKPM itu KELUARGA, Bukan Organisasi (part.2)

FKPM itu KELUARGA, Bukan Organisasi (part.2)

Membentuk nuansa keluarga, itulah sebuah langkah awal untuk membuat saya dan ikhwan lainnya nyaman di FKPM. Sehingga, kita seolah-olah menjadikan FKPM sebagai “rumah kedua” dimana ia berhimpun, bersantai, tempat kembali, tempat mengadu, tempat tertawa dan tempat berjuang bersama. Ketika nuansa nyaman ini bisa dibentuk, maka produktifitas pun akan mengikuti. Nuansa keluarga bisa dibentuk dari hal yang sangat sederhana, atau lebih tepatnya memang membentuk nuansa keluarga harus dengan cara yang sederhana.

FKPM SMANSA memulai itu sama seperti keluarga-keluarga lainnya di muka bumi, Keluarga dengan seorang kepala, sehingga perasaan bersahabat muncul sejak awal untuk semua anggota kita. Proses kekeluargaan disini terus berlanjut dengan berbagai cara, seperti senantiasa menyebut nama panggilan atau bahkan panggilan akrab kepada sesama aktivis. Seperti saya punya banyak nama panggilan, ada yang memanggil saya yunus, aden, thoriq, unyus, bahkan sampai baonk, tidak ada masalah, buat saya hal ini menunjukan sebuah kedekatan emosional antara sesama aktivis dakwah “kecil-kecilan” di bumi SMANSA. Dalam kondisi dimana usia pemimpin dan anggota lainnya yang hanya terpaut beberapa bulan, satu sampai dua tahun, maka dengan cara kharismatik sangat sulit dilakukan, cara yang paling tepat untuk menyentuh hati aktivis-aktivis dakwah adalah dengan keakraban dan kedekatan emosional.

Terkadang-atau sering mungkin-saya memanggil rekan dakwah saya dengan sebutan “my bro”, atau “my brur” atau “jhon” atau “my man” atau “sahabatku tercinta”, mungkin anda akan tertawa melihat panggilan ini, akan tetapi disinilah rasa keluarga itu terbentuk. Sehingga, Saya mempunyai impian menambah fungsi satu divisi yg masih jarang akan program kerja, yaitu divisi RT, dengan menambahkan fungsi menjadi divisi Rumah tangga dan Kekeluargaan. di mata saya Divisi ini saya harapkan mampu melakukan banyak manuver untuk mendekatkan sesama kader-kader dakwah sekolah. Jika benar terbentuk, Saya berpesan kepada kepala divisi Rumah Tangga dan Kekeluargaan FKPM, “tugas kamu cuma satu, yakni memastikan semua kader kita bahagia” (bersambung)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s