The Power of SPEAK

The Power of SPEAK

Beberapa sahabat saya complain, bagaimana bisa nilai ulangan pkn saya dapat melonjak dari 76 menjadi 85? Bagaimana bisa nilai ulangan kimia saya yg awalnya 87 bisa beranjak ke angka 95? Bagaimana saya bisa mendapat indeks dribble basket 90 padahal saya bukanlah atlet basket?

Pertanyaan ini mungkin akan sangat menarik bila kita kaji bersama, dengan sedikit penggunaan kata-kata nakal yang akan membuat pikiran anda bergumam hihi. Jawaban saya singkat saja, simple, itu semua karena faktor komunikasi. Komunikasi yang bagaimana? Tentunya komunikasi yang efektif yaitu penyampaian informasi yg penuh perhitungan. Diplomatis. Tapi tidak pragmatis. Sehingga membuat yang kita ajak bicara berpikir dengan kritis terhadap apa yang kita analisis.

Dengan komunikasi yang baik tentunya akan mendukung segala aktivitas yang kita lakukan. Baik di sekolah, rumah, masyarakat, sampai pada organisasi. Hal ini yang membuat anda dilihat mempunyai nilai tambah sehingga nilai itu tertuang dalam buku nilai gurunda-gurunda di sekolah anda hihihi

Banyak beberapa factor yang dapat membuat apa yang akan kita komunikasikan menjadi lebih berkualitas, seperti mental, penguasaan situasi dan bahan, kesantunan, serta hal-hal lainnya. Sehingga dalam melakukan peran anda seperti ber-presentasi, rapat-rapat, lobi-lobi, penyuluhan dan sebagainya dapat berjalan secara baik dan menuai hasil yang maksimal.  Memang adakalanya kita merasa nervous, gugup, atau demam panggung hingga pembicaraan menjadi berputar-putar. nah supaya anda bisa prepare terhadap apa yang ingin anda sampaikan, berikut sedikit tips versi saya

1. Pergunakan kalimat se-efektif mungkin

Uraikan saja isi pembicaraan dengan kalimat efektif dan langsung yang mengena pada sasaran. Hindari pembicaraan out of the topic yang justru malah membuat lawan bicara pusing tujuh keliling terhadap apa yang kita bicarakan. Pada umumnya lawan bicara tidak akan peduli dengan informasi yang tidak ada hubungnnya dengan topic pembicaraan. Seperti “tadi sebelum menuju tempat ini saya bertemu……..”

2. Jangan berbicara terlalu lambat

Tutur kata yang terlalu lamban dan pelan hanya akan membuat lawan bicara boring dan gregetan. Lagipula gaya bicara  yang terlalu lamban akan berkesan bahwa kita ragu-ragu terhadap point-point yang kita sampaikan. Parahnya kita malah dinilai kurang pede dan membuat lawan bicara underestimate terhadap kita. Bicaralah dengan nada yang optimis dan penuh kepedeaan. Jangan juga over. Malah blunder nantinya.

3. Hindari bergumam

Gumaman yang terlalu sering malah justru mengganggu lawan bicara. Lagipula lawan bicara akan menunggu kapan pembicaraan kita kan selesai. Sebisa mungkin minimalkan atau hilangkan kebiasaan bergumam seperti “ ehhhmmm…., eeee….., ooooo….,” dan lain sebagainya. Hal ini juga mengurangi respek  dan ekspetasi anda pada misi anda ketika berkomunikasi, karena anda sudah masuk ruang diremehkan.

4. Jangan bicara menggunakan pikiran, biarkan hati berbicara

Maksudnya adalah jangan terpaku pada pokok bahasan yang telah disusun. Berbicara dengan hati atau “heart to heart” jauh lebih enak dan nyaman disbanding harus berbicara dengan penuh konsentrasi dan memperhatikan gaya bahasa. Orang akan lebih nyaman mendengar percakapan ketika si pembicara berbicara dalam kondisi bebas dan tidak ada rasa keterpaksaan

5. Kuasai tatapan mata pendengar

Ketika berbicara, atau ber-SPEAK jangan memandang ke arah lain selain tatapan mata si pendengar. Perlihatkan sinyal mata anda seolah anda serius pada topik bahasan yang ingin anda sampaikan. Buat mata pendengar mencair, seolah-olah es batu yang dihangatkan oleh mata api anda. Focus! Sungguh tatapan mata berdampak besar bagi sukses tidaknya argument anda.

Dengan mempelajari dan melakukan tips & trik diatas, saya dapat berkomunikasi secara lebih efektif, sekaligus melatih diri saya menjadi pribadi yang efektif. Saya telah banyak mencoba berulang kali sehingga, tidaklah suatu hal yg mengagetkan apabila banyak nilai saya yang bukan benar-benar murni, namun lebih ke dalam nilai tambah. Ingat! keefektifan diperlukan dalam menyelesaikan setiap pekerjaan. Jadilah pribadi yang mengedepankan efektivitas, khususnya dalam berkomunikasi, salam super (ytr)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s