Kasihan anak kecil itu kakinya diinjak

kasihan anak kecil itu kakinya diinjak

Sore itu saya seperti biasa melaksanakan shalat maghrib berjamaah di Masjid Ar-Rahman dekat rumah saya. saya datang agak telat sehingga saya mendapat shaf yang paling belakang. yaa, bisa dibilang masbuk. saya masbuk karena harus terlebih dahulu mandi, karena tidak enak apabila makmum lain di masjid tersebut harus mencium bau yang tidak sedap di badan saya.

Tepat di depan saya ada dua anak kecil yang juga sedang shalat berjamaah di masjid. kedua anak tersebut merapatkan shafnya hingga pundak kedua anak itu saling bertemu. namun ada yang berbeda pada anak kecil yang berada di sebelah kanan.  ketika dia ingin menempelkan kaki kanannya ke orang tua sebelah kanannya, orang tua itu tidak mau, kemudian dia tempelkan lagi, dan si orang tua ini bergeser lagi. kejadian itu terus berlangsung sehingga terjadi kejar-kejaran kaki seperti kucing dan tikus sedang kejar-kejaran. kemudian untuk yang kesekian kalinya bocah ini menempelkan lagi kaki kanannya ke kaki kiri si orang tua ini. lalu dengan kesal orang tua itu menginjak kaki bocah ini dan di putar-putarnya. mata saya terbelalak seketika melihat tingkah kekanak-kanakan dari orang tua ini. dan saya tidak dapat membayangkan rasa sakit yang dialami bocah itu.

—————————————————————————————

Kejadian seperti ini juga pernah saya alami beberapa tahun yang lalu. Ketika itu saya ingat sedang melaksanakan shalat dzuhur berjamaah di masjid dekat rumah saya. karena jumlah jamaahnya sedikit, saya berdiri tepat di belakang makmum.

Seperti biasa, Saya selalu memperhatikan rapat dan lurusnya shaf. karena ini merupakan kesempurnaan kita dalam menjalankan shalat berjamaah. kemudian saya rapatkan kaki kanan saya ke bapak-bapak di sebelah kanan saya, tapi dia bergeser, kemudian saya, tempelkan lagi kaki dia, tapi bergeser lagi sampai beberapa kali dan telah sampai pada bagian akhir dari shalat, yaitu tahiyyat akhir, akhirnya bapak tersebut menindih kaki saya dengan pahanya yang besar. bapak tersebut menindihnya dengan penuh tekanan. bagaimana rasanya?

SAAAKIIITT EUUYYY!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s