Terima Kasih Atas Hari Ini

Alhamdulillah, #SarapanBerkah bersama penghuni jalanan hari ini sudah tunai dilakukan. Tiada tara rasa bahagianya masih bisa membantu dan berbagi dengan orang lain. Dan saya rasa juga kegiatan sosial ini adalah terakhir kalinya di bawah almamater FKPM karena 20 april mendatang saya sudah beranjak pergi dari kota “minyak” balikpapan…

Yaah mudah-mudahan semua niat baik dan kerja keras kita semua ¬†membawa manfaat dan berkah dari Allah subhanallohu wa ta’ala. aamiin Yaa Rabbul ‘alamin…

Jazakumullah Khairan Katsiron yaa ikhwah wa akhwati fillah… ūüôā

salam @adenthoriq

Advertisements

National Exam Threshold

Imperceptibly, time¬†passes¬†so quickly.¬†More or less¬†five¬†months¬†we¬†will face a¬†momentum to¬†move¬†to college:¬†National Examination¬†2012.¬†The national examination¬†is one of the¬†most important¬†moments¬†in our lives that¬†give wayto¬†the next¬†life¬†step.¬†However,¬†that does not mean¬†we¬†must¬†make¬†burden.¬†Just relax,¬†while trying to¬†add a¬†provision to¬†deal with it,¬†that is¬†to learn¬†and¬†practice questions.¬†For¬†a wise man¬†once said,¬†“success¬†belongs to¬†those¬†that¬†persevere.¬†The action¬†does¬†not alwaysbring¬†intelligence,¬†but there is no¬†intelligence¬†without¬†actions.¬†summit¬†of intelligence¬†can be achieved¬†by¬†a person¬†if¬†he¬†is ready¬†accepts himself¬†“

It is time for managing the time to learn a highly disciplined because discipline is the soulof an intelligence. Discipline could deliver all the people to achieve success and pride.Even though the difficulty comes our way, but the trouble is not what makes us afraid tomove, but that makes us afraid.

As¬†words¬†of the wise,¬†a willingness to¬†‘win’¬†is important, but¬†the willingness¬†to prepare¬†isabsolute.¬†Remember, the mind¬†is¬†feeling¬†content¬†about¬†who we are.¬†Stupidity¬†and intelligence¬†come¬†from ourselves.¬†Meanwhile, the mind¬†has the¬†same power¬†with thehands, not to¬†hold the world,¬†but¬†to¬†change it.

Bolehkah Memilih Pemimpin Wanita?

Bolehkah Memilih Pemimpin Wanita?

Pemilihan kepala negara sama artinya dengan memilih Khalifah pada masa awal kematian Nabi dahulu, semuanya harus tetap mengacu pada aturan main yang ditetapkan oleh Islam.

Didalam Islam, tidak ada pemisahan antara agama dan negara, agama dan politik atau agama dan kepemimpinan, semuanya satu kesatuan. Karena hidup kita ini diatur oleh agama dari hal yang paling kecil sampai pada hal yang terbesar. Hidup adalah tingkah laku, dan tingkah laku dibatasi oleh norma agama termasuk tingkah laku dalam berpolitik.

Seputar Ketentuan Pemimpin wanita :

1.    Tidak ada Nabi dan Rasul wanita

(Nabi dan Rasul adalah refleksi dari pemimpin, baik dalam skala besar maupun dalam skala kecil, dan suka atau tidak suka, mereka adalah contoh, pedoman atau acuan bagi manusia lainnya)

Rujukannya lihat :

‚ÄúDan kalau Kami bermaksud menjadikan Rasul itu dari golongan malaikat, tentulah Kami jadikan dia berupa laki-laki.‚ÄĚ (Qs.al-An‚Äôaam 6:9)

‚ÄúKami tidak mengutus sebelum kamu, melainkan orang laki-laki yang kami berikan wahyu kepadanya diantara penduduk suatu negeri.‚Ä̬† (Qs. Yusuf 12:109)

“Kami tiada mengutus Rasul-rasul sebelum kamu, melainkan beberapa orang laki-laki yang Kami beri wahyu kepada mereka. “ (Qs. Al-Anbiyaa’ 21:7)

2.    Imam dalam sholat tidak boleh wanita, kecuali makmumnya juga wanita (berdasarkan Imam Hanafi, Syafi’I, Hambali dan Ja’fari/ Imammiah)

3.    Laki-laki sudah ditetapkan sebagai pemimpin wanita

Rujukannya :

‚ÄúKaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita.‚ÄĚ (Qs. An-Nisaa‚Äô 4:34)

Ayat ini memang konteksnya berbicara seputar rumah tangga, akan tetapi secara logikanya, seorang kepala rumah tangga saja haruslah laki-laki, apalagi seorang kepala negara yang notabene sebagai kepala atau pemimpin dari banyak kepala keluarga lain, maka tidak bisa lain, dia haruslah laki-laki.

‚ÄúDan anak laki-laki tidaklah sama dgn anak wanita‚ÄĚ (Qs. Ali Imron 3:36)

4.    Hadist :

‚ÄúDiriwayatkan dari Abu Bakar, katanya : Tatkala sampai berita kepada Rasulullah bahwa orang-orang Persi mengangkat raja puteri Kaisar, Beliau bersabda: Tidak akan pernah beruntung keadaan suatu kaum yang menyerahkan kepemimpinannya pada seorang perempuan.‚ÄĚ Diriwayatkan oleh Bukhari, Turmudzi dan an-Nasa‚Äôi)

Hadist diatas memang diucapkan oleh Rasul ketika menanggapi kabar dipilihnya seorang wanita, puteri Anusyirwan dari Persi, menjadi pemimpin. Akan tetapi coba perhatikan konteks sabda tsb tidak menyebut bahwa ucapan tsb hy berlaku bagi kerajaan Persi, namun suatu gambaran umum tentang tidak layaknya wanita dijadikan pemimpin dalam suatu bangsa.

Pertanyaan yg timbul …

1.    Bagaimana dgn pemerintahan Ratu Saba’ yang dikenal bernama Balqis ?

– Ratu Balqis menjadi kepala negara, jauh sebelum dia mengenal Islam dan dipercaya kawin dengan Nabi Sulaiman. Setelah dia ditundukkan oleh Sulaiman dan menjadi istrinya, otomatis yang menjadi kepala negara adalah Sulaiman, bukan lagi Balqis.

2.    Apakah Islam melakukan diskriminasi terhadap perempuan ?

– Islam tidak melakukan diskriminasi,

Untuk memimpin suatu negara, orang harus benar-benar total, baik dalam waktu, pikiran maupun resiko dan tanggung jawabnya bahkan terkadang harus rela disibukkan oleh aktifitasnya, menghadiri rapat diberbagai kesempatan, melakukan perjalanan dinas dan seterusnya yang tentu saja sulit dilakukan oleh seorang wanita, karena ia juga harus melayani suami dan anak-anak sebagai tugas utamanya.

‚ÄúBagi para wanita, mereka punya hak yg seimbang dgn kewajibannya menurut cara yg benar. Tapi para suami memiliki satu tingkat kelebihan dari istrinya.‚ÄĚ (Qs. Al-Baqarah 2:228)

‚ÄúSetiap kamu adalah pemimpin dan setiap kamu bertanggung jawab atas kepemimpinanmu. Laki-laki adalah pemimpin dlm keluarganya, dan dia harus mempertanggung jawabkan kepemimpinannya itu. Perempuan adalah pemimpin dlm rumah suaminya dan diapun bertanggung jawab thd kepemimpinannya.‚ÄĚ (Hadist Riwayat Ahmad, Bukhari, Muslim, Abu Daud, Tirmidzi dari Ibnu Umar)

Dalam sejarah, Nabi Saw mengikut sertakan wanita dalam medan perang, namun mereka bukan dijadikan umpan peluru, tetapi sebagai prajurit yang bertugas memberikan pertolongan bagi mereka yg terluka seperti dicontohkan oleh Fatimah az-Zahrah puteri Beliau sendiri, kemudian wanita juga mempersiapkan konsumsi seperti dilakukan oleh ‚ÄėAisyah, istri Beliau.

Bahkan Khadijah istri Nabi yang pertama adalah seorang saudagar (pengusaha).

Sesudah Nabi wafat, Khalifah Umar, sahabatnya, mengangkat Ummu As-syifa’ al-Ansyoriah sebagai pengawas dan pengontrol pasar Madinah (kalau sekarang ini mungkin bisa disetarakan dengan kedudukan menteri ekonomi).

Patut dicatat bahwa tugas seorang menteri tidak seberat dan sebesar tanggung jawab tugas kepala negara. Disisi lain, menteri tetap harus bertanggung jawab kepada pemimpinnya, yaitu presiden (dlm istilah agamanya, isteri memiliki tanggung jawab atas kepemimpinannya dalam rumah tangga suaminya).

Itulah contoh dan bentuk emansipasi wanita didalam Islam.

Lalu Bagaimana bila kepala negaranya wanita dan wakilnya pria ?

–¬†¬†¬† Ini terbalik, alQur‚Äôan dan Hadist tidak membenarkan wanita memimpin pria, istri memimpin suami, Imam wanita Makmum laki-laki.

Lalu Bagaimana bila suatu saat sang wakil melengserkan sipemimpin yang sebelumnya adalah wanita ?

–¬†¬†¬† Tetap saja pada waktu pemilihan pertama, sang pemimpin adalah wanita dan sang wakil adalah laki-laki, tetap bertentangan dengan ajaran Islam.

Kapan kita boleh memilih wanita sbg pemimpin ?

–¬†¬†¬† Bila sudah tidak ada lagi laki-laki Islam yg mampu jadi pemimpin !

– Bolehkah kita Golput ?

Golput artinya tidak memilih, inipun tidak dibenarkan oleh Islam.

Ali bin Abu Thalib sempat tidak setuju dgn kepemimpinan Abu Bakar pasca kematian Nabi Muhammad. Tetapi itu diawali dgn ketidakpuasan Fatimah az-Zahrah Istri Ali yang juga puteri kesayangan Rasul dengan keputusan politik Abu Bakar terhadap tanah Fadak yang diklaim sebagai warisan Nabi Saw untuk puterinya itu. Namun setelah Fatimah wafat dan dengan pemikiran yang panjang kedepan, enam bulan sesudahnya Ali bin Abu Thalib akhirnya memilih mengikuti kepemimpinan Abu Bakar selaku Khalifah/ kepala negara.

Dalam hal kepemimpinan, Islam secara tegas memberi arahan pada umatnya tentang kriteria dan juga kewajiban untuk melaksanakan pemilihannya. Hal ini telah dinyatakan dalam nash-nash syar’i. Nabi Muhammad Saw bersabda:

Jika ada tiga orang bepergian, hendaknya mereka mengangkat salah seorang di antara mereka menjadi pemimpinnya. (HR. Abu Dawud dari Abu Hurairah)

Bila untuk sebuah rombongan kafilah saja diwajibkan pengangkatan kepemimpinan sebagai ketua rombongan yang bertanggung jawab terhadap jemaahnya, maka apakah lagi dalam suatu ruang lingkung kenegaraan.

sumber

Memilih Istri Terbaik Melalui Perencanaan Terbaik

Memilih Istri Terbaik Melalui Perencanaan Terbaik

Selamat Hari Raya Idul Adha 1432 H

Sahabat sekalian…..tidak banyak kata yang bisa saya ucapkan selain rasa gembira dan syukur kita telah bisa diberi kesempatan untuk merayakan hari raya korban (Idul Adha). Hari ini menandakan akhir dari ibadah haji di mana hewan kurban disembelih oleh kaum muslimin di seluruh dunia. Karena itu….. Yunus Thariq Rizky mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1432 H kepada sahabat sekalian semua diseluruh tanah air. Semoga Allah senantiasa memberikan iman, menerima kurban dan memberikan kita hikmah untuk meneladani ajaran Nabi Ibrahim dan baginda rasul Nabi kita Muhammad SAW. Aamiin….(ytr)

Setelah SMA Mau Lanjut Kemana?

‚ÄúSetelah SMA mau lanjut kemana?‚ÄĚ

Pertanyaan ini menjadi tidak asing lagi di telinga saya. Hampir di semua sudut smansa, terkhusus siswa yang menginjak bangku kelas XII. Entah pertanyaan itu ditujukan kepada saya atau orang lain. Hati ini menjadi dilematis ketika harus menjawab pertanyaan tersebut. Pertanyaan ini sangatlah sederhana, tapi menjawabnya perlu kecermatan khusus, Karena akan menentukan masa depan seseorang. Mau jadi apa saya esok? apakah Diri ini sudah siap menerima semuanya? apakah Diri ini sudahkah tangguh menghadapi kehidupan perkampusan? Menjadi mandiri secara fisik dan mental? sudahkah siap menerima tanggung jawab profesi sebagai MAHAsiswa? Sebuah status yang diagungkan.

Lulus dari SMA boleh jadi merupakan langkah awal perjuangan nyata dalam menghadapi kehidupan. Yang selama ini kita masih bergantung pada orang tua, mungkin setelah lulus SMA sudah sepantasnya kita mengurangi beban orang tua yang semakin menua. Hidup secara mandiri. Bagi yang memutuskan untuk studi ke perguruan tinggi idaman tentunya harus bersiap-siap untuk berjuang agar dapat diterima. Dan bagi yang memutuskan untuk masuk dalam dunia kerja, pastinya juga harus bersiap-siap agar dapat survive di dunia kerja.

Berikut adalah artikel yang saya temui sewaktu blogwalking. Menarik! silakan disimak.

Saling mencoret seragam sekolah sering kita jumpai. Malah ada yang bertingkah berlebihan, seperti kebut-kebutan dengan sepeda motor dan menyalip bus di depannya tanpa rasa takut.
Semua itu cermin kegembiraan. Ekspresi kegembiraan para lulusan SMA di kota-kota kecil tidak terlalu berlebihan dibandingkan dengan di kota besar, kayak Jakarta. Walaupun demikian maknanya sama aja.

Yang menjadi pertanyaan, apakah luapan kegembiraan itu merupakan akhir dari suatu perjuangan ?? Jawabnya  tentu  aja   TIDAK  !!!,  perjalan kita masih panjang..!!

KEMANA SETELAH SMA ?

UN baru aja lewat, nggak terasa, sudah sekian lama kalian makan bangku sekolahan, akhirnya tiba juga waktu yang dinanti, yah, ninggalin seragam putih abu-abu untuk kemudian menjadi mahasiswa (kalo ngelanjutin ke Perguruan Tinggi).
‚ÄėPersimpangan jalan terbuka luas setelah lulus SMA, kalian bebas memiiih mau kemana kalian selanjutnya.

A. LANGSUNG KERJA

‚Äú¬† Kak, saya sudah 12 tahun sekolah dibiayai orang tua, setelah lulus saya berencana langsung kerja‚ÄĚ, Silakan aja, nggak ada yang larang kok, tapi biasanya perlakuan dunia kerja terhadap lulusan SMA beda jauh dibandingkan lulusan Perguruan Tinggi. Lagi pula kebijakan Depdiknas terhadap siswa SMA adalah menghasilkan peserta didik yang siap untuk meianjutkan ke pendidikan tinggi, bukan siap memasuki dunia kerja, karna itu saran kami jika kalian mau langsung kerja, coba tambah keterampilan kalian dengan kursus-kursus, atau masuk aja ke BLK. Apa si BLK itu..??? BLK itu adalah Balai Latihan¬† Kerja yg artinya lembaga pelatihan yg bernaung dibawah Departemen Tenaga Kerja, di tempat ini kalian akan dilatih dan dididik supaya punya keterampilan dan keahlian yang sesuai dengan kompetensi jabatan kerja yang dibutuhkan di bursa tenaga kerja Karena lembaga ini memang sengaja dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dengan dunia kerja. Dan Kalau emang sudah mantep, silakan aja kamu dateng ke‚Ķ. BLK Pasar Rebo, Jl. Raya Bogor, Km 23 Telepon 8400761.

B. MENIKAH

Ini sih pilihan orang yang udah kebelet, tapi yah nggak masalah, kalian udah dewasa, kebebasan mengambil keputusan ada di tangan kalian (tapi tentunya, kebebasan yang bertanggung jawab Iho !!) Katanya sih, menikah malah bisa menambah semangat juang, bukannya kami ngajarin Iho, kayaknya, urusan beginian, didiskusiin pada forum yang lain aja yah.

C. JADI PENGACARA

bosen dari SD sampe SMA makan bangku sekolahan mulu, pokoknya, kalau udah lulus, gue mau jadi pengacara aja memang terkadang ada rasa bosen dan jenuh dalam belajar, karena itu yang namanya refresing menjadi suatu keharusan, tapi kalau refresinnya dengan menjadi pengacara (pengangguran banyak acara) jangan sampe dech..!!!

D. KULIAH 

Nah ini sepertinya jalan yang harus kalian tempuh. Di zaman modern sekarang, sekolah ‚Äúsetinggi langit‚ÄĚ adalah biasa. Ingin menjadi sarjana, juga hal yang wajar, bahkan menjadi keharusan. Bukan bermaksud kurang menghargai arti sebuah prestasi, tapi terus terang aja, di masyarakat kita gelar sarjana (kuliah) punya bobot gengsi.

Dengan kata lain kalo nggak kuliah, kalo nggak jadi sarjana, gengsi diri bisa melorot di mata teman, saudara dan orang banyak. Apa betul begitu ? Memang anggapan demikian tidak selalu benar. Tapi yang jelas bila kita punya gelar sarjana, kita berpeluang lebih besar dalam hal memperoleh kedudukan dibandingkan dengan yang hanya lulusan SMA. Inilah salah satu alasan kita untuk melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi. Apalagi nanti, ketika era pasar bebas udah mulai diberlakukan, yang namanya SDM unggul mah, hukumnya kudu dimiliki.
Jangan merasa pesimis bila kita tidak melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi.
Keberhasilan seseorang tidak semata-mata ditentukan dari lulusan PT. Yang jadi masalah adalah, bisa nggak sih kita kuliah di Perguruan Tinggi (yang bermutu) ??. kalau ditanya bisa atau nggak, jawab aja dengan pede, BISA, kenapa NGGAK, tapi tentunya, nggak semudah membalik telapak tangan. Tak segampang mencoret-coret baju ketika lulus UJIAN !!!.
Persoalannya menjadi pelik, terutama ketika harus menentukan, kita mau masuk ke Jurusan apasih di PT??

Nah   disini   yang   perlu   dipertimbangkan  adalah   faktor   Bakat, Minat,  dan kemampuan.
Sikap optimis & berpikir kreatif dalam melihat peluang serta kerja keras akan lebih menentukan seseorang sukses atau tidak dimasa mendatang.

Namun, bisakah kita menjadi salah satu mahasiswa(i) Perguruan Tinggi yang baik jika kita tidak tahu dunia PT secara kongkrit ??. Dari pengalaman, nampaknya kita memerlukan kesiapan secara dini, termasuk kesiapan informasi akan PT yang dituju. Dengan berbekal informasi itu, maka kalian akan lebih mampu melihat secara utuh keadaan riil yang dihadapi.
Keputusan terbaik tentunya akan dapat kalian ambil bila telah memiliki informasi yang memadai. dan mudah-mudahan tulisan ini memberikan segelintir informasi singkat yang dapat dijadikan referensi untuk mengambil keputusan.

1. Bentuk Perguruan Tinggi
Terdapat lima bentuk Perguruan Tinggi, yang dibagi dalam dua kelompok besar, yaitu :
‚Ė†¬†¬†¬† Perguruan Tinggi yang menyelenggarakan pendidikan profesional saja, yaitu Politeknik dan Akademi.
‚Ė†¬†¬†¬† Perguran Tinggi yang menyelenggarakan pendidikan profesional dan pendidikan akademik, yaitu Sekolah Tinggi, Institut, dan Universitas.
1.    Akademi
Lembaga PT yang menyelenggarakan pendidikan terapan (profesional) dalam satu cabang ilmu. Contoh :
‚Ė†¬†¬†¬† Akademi Kimia Anatis (AKA)
‚Ė†¬†¬†¬† Akademi Kepolisian (AKPOL)

2.    Politeknik

Lembaga PT yang menyelenggarakan satuan pendidikan terapan dalam sejumlah bidang pengetahuan khusus, dengan titik berat kurikulum pada praktek kerja ( 60% praktek, 40% teori) Contoh :

‚Ė†¬†¬†¬† Politeknik Negeri Jakarta (Poltek UI)

3.    Sekolah Tinggi
Lembaga PT yang menyelenggarakan pendidikan akademik dan profesional dalam disiplin ilmu tertentu. Contoh :
‚Ė†¬†¬†¬† Sekolah Tinggi Akuntasi Negara (STAN)

4.    Institut
Lembaga PT yang menyelenggarakan pendidikan akademik dan profesional dalam sekelompok ilmu yang sejenis. Contoh :
‚Ė†¬†¬†¬† Institut Teknologi Bandung (ITB) Continue reading

Sedikit Tentang ASSYAHADATAIN

MEMAHAMI ASSYAHADATAIN (Materi Tarbiyah Jilid1)

Banyak sebagian dari kita umat muslim yang belum mengenal secara dalam makna dari dua kalimat syahadat. Hanya terucap dalam lisan. Tidak merasuk dalam jiwa. Berat. Kalimat ini amatlah berat. Bahkan para sahabatpun yang sebagian besar adalah bangsa arab, sangat memahami makna yang terkandung dalam kalimat yang membawa perubahan. Perubahan menuju kejayaan islam. Mereka mengetahui dan memahami konsekuensi yang akan mereka terima dari ucapannya. Oleh karena itu tidak sedikit kasus dari mereka yang menolak mengucapkan kalimat tersebut. Bahkan di antara mereka akan dapat mengucapkan sepuluh kalimat, asalkan bukan kalimat itu.

Kalimat Syahadat ini merupakan hal yang sangat penting bagi seorang muslim, karna hal ini menjadi prioritas utama untuk menentukan arah perjalanan hidupnya. Mau dibawa kemanakah dirinya? Kalimat syahadat adalah awal mulanya. Dan dengan dua kalimat syahadat ini pulalah Rasulullah SAW mengubah Masyarakat arab, dari jahiliyah menuju ke peradaban yang islami.

Syahadat membawa perubahan yang fundamental dalam setiap manusia. Dengan syahadat inilah merubah kondisi masyarakat dari akarnya yang paling bawah; yaitu dari sisi relung hatinya yang paling dalam. Karna ketika hati telah berubah, maka segala gerak-gerik, tingkah laku, pola piker, kejiwaan dan segala tindak tanduk akan berubah pula. Ingatlah kawan, jika hati kita baik maka segalanya akan baik. Karna hati adalah raja, tubuh adalah prajuritnya. Jika hati sudah mengarah ke satu arah maka tubuh pun akan mengikutinya. Semuanya tergantung niat dan niat letaknya di hati. Itulah yang harusnya kita persembahkan kepada Allah azza wa jalla, Syahadat dengan sepenuh hati.. (bersambung…)

AYO BURUAN BELI !!!

AYO BURUAN BELI MAJALAH SENYUM !!! EDISI TERBATAS !! HANYA 100 EKSEMPLAR !! HARGA Rp 5000 @eksemplar

This slideshow requires JavaScript.

Program Donasi Majalah Senyum

Program Donasi Majalah Senyum

Sebagai generasi pemuda Islam penerus bangsa kita harus saling mengingatkan dalam hal kebaikan dengan begitu kita dapat membangun peradaban Islam kembali jaya. Tetapi saat ini sangat sulit untuk memberi tahu kebaikan itu dan akhirnya dapat tersebar luas kita butuh mediasi yang dapat membantu memperbaiki adab dan sopan santun para generasi pemuda karena dengan penyampaian melalui individu-individu tidak akan tersampaikan dengan baik.

Oleh sebab itu, kami menginginkan Majalah SENYUM sebagai media majalah sekolah yang dapat membawa perubahan ke arah yang lebih baik untuk akhlak para pemuda di sekolah kami yaitu SMA Negeri 1 Balikpapan. Tidak hanya tentang perbaikan akhlak pemuda, karena majalah ini akan memberikan pengetahuan umum meliputi tentang agama, informasi, dan hiburan sehingga dapat membawa ke perubahan yang lebih baik untuk orang-orang terdekat.

Dewan Redaksi

Penerbit: Forum Komunikasi Pelajar Muslim SMAN 1 Balikpapan

Penanggung Jawab: H.M. Muslich Sjahid S.Pd, MM

Pembina: Susniati Raden

Pemimpin Redaksi: Faris Dzikrur Rahman

Bendahara : Amalina Nur Hawinda

Redaksi: Anugrah F | Novian | Hasan| Didik| Sandi | Gazza | Immas | Flora | Novella | Izzah | Ida | Oky

Editor: Ijul | Fauzan | Didi | Wuri | Cinthya

Designer: Rifqi | Wira | Riko | Dhynie | Anindya | Kiki

Periklanan: Nadhif | Gerry | Adrianto | Anjar

Marketing: Yunus | Bayu | Hanif | Wido | Laila | Mia

Line SMS: 0816 20 36 01

Alamat: Mushalla Baitul Ilmi SMAN 1 Balikpapan Jalan Kapten P Tendean No 60 Gunung Pasir

Sehubungan dengan hadirnya Majalah Senyum, perlu adanya dukungan dari segala pihak baik dari segi moril ataupun materil. FKPM SMANSA sesuai dengan visi dan misinya, yaitu berupaya menegakkan kalimat Allah di bumi SMANSA. Maka hal ini tidak terlepas dari dorongan para muhsinin dan pihak lain yang dengan bahu membahu dan penuh keikhlasan, insyaAllah, mendukung eksistensi majalah Senyum ini.

Sertakanlah kami dalam setiap doa yang antum panjatkan, agar kami bisa istiqomah dalam menyiarkan dakwah yang penuh barokah ini.

Bagi antum/antunna yang Allah Ta’ala telah berikan rizki berlebih bisa menginfaqkan rizkinya dalam program donasi dana untuk kelangsungan majalah senyum. Silahkan membaca Proposal Lengkapnya: >>> proposal donasi senyum

Mari salurkan infaq Anda guna membantu kelangsungan Majalah Senyum Kami

Bank BNI : No. Rekening 0177414839 (RIFQI ZAKARIA)

Contact Person: Yunus 0816 20 36 01

Laporan donatur akan diumumkan di situs http://fkpmsman1.wordpress.com/ di setiap awal bulan. InsyaAllah.

Jazakumullahu Khairan Katsiran
Barakallahu Fiikum